Cara Memperbaiki Diri Agar Lebih Dewasa dan Lebih Baik
Kedewasaan tidak dapat diukur dengan usia,
melainkan dari kematangan pribadinya. Meski usia sudah cukup matang, nyatanya
banyak juga pria maupun wanita yang masih kekanak-kanakan, baik itu dari sikap ataupun
tingkah lakunya sehari- hari. Dalam Membentuk
diri menjadi pribadi yang dewasa sebenarnya tidak terlalu sulit. Asalkan ada
kemauan dalam diri untuk untuk berubah.
Berikut beberapa cara memperbaiki diri
agar lebih dewasa dan lebih baik dari
sebelumnya.
1. Terima kritik dengan hati terbuka
mulailah menerima kritik dengan hati
terbuka. Karena tak banyak orang mampu
menerima kritik. Hanya orang-orang berjiwa besar yang sanggup menerima kritikan
dengan hati terbuka.. Lakukan beberapa langkah sederhana ini agar Anda mampu
menerima kritik, yaitu :
- dengarkan
- kontrol perasaan
- mohon
maaf dan terima kasih
2. Bedakan mana yang baik dan mana yang buruk
Seorang yang masih kekanak-kanakan
tidak dapat membedakan mana hal yang baik dan berguna bagi dirinya atau tidak. cenderung
melakukan apa yang disukai dan membuat dirinya gembira tanpa melihat dampaknya
pada orang lain.Berbeda dengan orang yang dewasa. Dia tahu bagaimana membedakan
yang baik dan buruk serta selalu mempertimbangkannya. Apakah ini bermanfaat
atau tidak? Apakah dapat merugikan orang lain atau sebaliknya merugikan diri
sendiri?
3. Biasakan diri untuk disiplin dan
menghargai waktu
selanjutnya adalah membiasakan diri
untuk disiplin dan menghargai waktu. Tak hanya menghargai waktu, seorang yang
dewasa pun cerdas membagi waktunya dalam skala prioritas. Dia tahu mana yang
harus didahulukan dan mana yang bisa dikerjakan kemudian. Meskipun
multitasking, dia tetap bisa fokus pada pekerjaannya karena selalu disiplin.
4. Siap menerima perubahan apa pun
Perubahan dalam hidup bagaimanapun
tidak akan bisa kita hindari. Dari hal-hal kecil seperti jam masuk kantor
hingga putus dengan kekasih adalah contoh perubahan yang sangat mungkin
terjadi.
5. Tidak melarikan diri dari masalah
Semua orang pasti punya masalah.
Kecil atau besar tergantung bagaimana sudut pandang Anda terhadap masalah itu
sendiri. Namun tak semua orang berani menghadapinya. Ada sebagian orang yang
cenderung lari dari masalah dan berpura-pura tidak ada apa-apa. Sebagian lagi
menganggap sepele masalah yang ada.Sikap seperti itu jelas tidak benar. Masalah
adalah ujian yang harus dihadapi. Lari dari masalah atau menganggapnya sepele
justru dapat memperburuk keadaan.
6. Berani mengambil keputusan
Ciri kedewasaan seseorang adalah
mampu mengambil keputusan. Bedakan dengan anak kecil yang apa-apa selalu
ditanyakan karena takut dan tidak tahu harus berbuat apa. Orang dewasa paham
bagaimana menjawab sebuah persoalan dan bagaimana mengatasinya.Mampu mengambil
keputusan juga memperlihatkan kepercayaan diri yang kuat. Mereka yang berani
mengambil keputusan adalah orang yang berani menerima risikonya.Berlatihlah
untuk berani mengambil keputusan meskipun dalam hal-hal yang kecil, agar Anda
terbentuk menjadi pribadi yang tangguh dan bertanggung jawab.
7. Jangan mudah menyalahkan orang
lain
Seorang yang dewasa tidak akan mudah
memandang masalah dari kulitnya saja. Dia akan mengupasnya dan menemukan
fakta-fakta di balik itu. Dia tidak akan mudah menuduh orang lain tetapi
berusaha memahami alasannya. Dibanding menyalah-nyalahkan, dia justrulebih
memilih memberikan nasihat dan menunjukkan teladan yang baik. Inilah yang
disebut kedewasaan sesungguhnya.
8. Bisa dipercaya dan selalu menepati
janji
Berbicara mengenai janji, banyak
orang tidak bisa menepati janji. Hal ini disebabkan oleh keadaan tertentu yang
menyulitkan atau rendahnya komitmen yang ada pada diri orang tersebut.
Meski demikian, ingkar janji tidak
bisa dianggap sepele. Sekali, dua kali, tiga kali mungkin orang lain masih bisa
menerima alasan lupa, namun apa jadinya jika
9. Berani bertanggung jawab
Cara memperbaiki diri agar lebih
dewasa selanjutnya adalah berani bertanggung jawab. Semua yang Anda lakukan,
pasti ada konsekuensinya. Dan hanya orang dewasa yang siap bertanggung jawab
atas apa yang telah dia lakukan.Jika Anda ingin menjadi pribadi yang dewasa,
belajarlah untuk berani bertanggung jawab dan menerima resikonya. Pikirkan
dahulu segala sesuatu sebelum bertindak, agar Anda tidak pernah menyesal atas
tindakan dan keputusan yang telah Anda ambil.
10. Akui kesalahan dan minta maaf
Sepertinya mudah untuk mengakui
kesalahan, padahal kenyataannya tidaklah demikian. Mengakui kesalahan sendiri
sungguh amat sulit dilakukan. Diperlukan kebesaran hati dalam mengalahkan ego
dan gengsi yang menghalangi. Agar berjiwa besar atas kesalahan, cara
sederhananya sebagai berikut:
- bertanggung jawab –
- sebutkan letak kesalahan Anda
- minta maaf
Sumber
: https://www.tipspengembangandiri.com/cara-memperbaiki-diri/
Komentar
Posting Komentar