TUGAS KELAS IV PPKN MENULIS PENGERTIAN DAN TATA CARA MUSYAWARAH
Pengertian Musyawarah
Menurut Rifa’i
(2015), kata musyawarah diambil dari bahasa Arab yakni syūra yang kemudian diserap dalam
bahasa Indonesia hingga memiliki arti berunding dan berembuk.
ciri-ciri
Musyawarah
1.
Dilakukan oleh lebih dari 2 orang.
2.
Semua orang yang melaksanakan
musyawarah mempunyai kedudukan yang sama.
3.
Semua orang dalam forum musyawarah
boleh mengeluarkan pendapat terkait permasalahan.
4.
Tidak mengutamakan sifat egoisnya.
5.
Harus menghargai peserta musyawarah
lain.
Syarat
Pelaksanaan Musyawarah
1.
Agenda pelaksanaan harus jelas
2.
Dipimpin oleh satu orang saja
3.
Peserta musyawarah diberi waktu dan
kesempatan yang sama dalam mengemukakan pendapatnya
4.
Pemimpin harus mampu mengambil
keputusan terhadap hasil musyawarah secara adil
5.
Hasil akhir musyawarah harus
dilaksanakan sesuai keputusan
Prinsip
Pelaksanaan Musyawarah
1.
Pendapat disampaikan secara santun.
2.
Menghormati adanya pendapat yang
berbeda dari orang lain.
3.
Mencari titik temu dari
pendapat-pendapat yang telah diungkapkan secara adil dan bijaksana.
4.
Menerima keputusan bersama secara
besar hati.
5.
Melaksanakan keputusan bersama.
Manfaat
Pelaksanaan Musyawarah
Musyawarah secara umum dilaksanakan
guna menyelesaikan suatu permasalahan yang menyangkut kepentingan orang banyak.
1.
Mengetahui kompetensi dari setiap
peserta musyawarah terhadap permasalahan yang dibahas.
2.
Memantapkan suatu pendapat yang telah
diusulkan setelah mendapatkan berbagai analisis dari peserta musyawarah.
3.
Mempersatukan setiap orang pada satu
pendapat.
4.
Memilih suatu pendapat yang paling
adil dan benar.
Tata Cara Musyawarah agar Berjalan dengan Lancar
Dalam melakukan musyawarah, ada beberapa tata cara yang perlu dilakukan
agar berjalan tertib dan lancar. Tata cara musyawarah agar berjalan dengan
lancar yaitu sebagai berikut:
- Meminta izin atau mengangkat tangan sebelum
mengutarakan pendapat.
- Berbicara dengan sopan dan tidak mengedepankan
emosi agar tidak ada pihak yang tersinggung.
- Berbicara dengan jelas agar setiap orang yang
mendengarnya dapat memahami apa yang dimaksudkan.
- Memberikan kesempatan kepada setiap anggota
musyawarah untuk menyampaikan pendapatnya.
- Saling menghormati dan menghargai pendapat
orang lain.
- Tidak memaksakan kehendak pribadi pada
kesepakatan musyawarah.
- Mengambil keputusan berdasarkan kesepakatan
semua pihak demi kebaikan bersama.
- Mengambil keputusan secara adil, bijak, dan
tidak memihak pihak atau golongan tertentu
- Menerima keputusan dengan bijaksana dan hati
yang besar.

Komentar
Posting Komentar